Monday, January 20, 2014

Aku melihatmu dari belakang.

Semenjak engkau pergi hingga kini

Sampai mata yg selalu melihat kilauanmu ini,sudah terbuka
juta’an kali di embun pagi

Aku masih tak bisa redupkan kontrasmu dari nurani hati..

Bayangmu masih lembabkan setiap ruang hampa syair cinta ini,

Teruslah berjalan,.

Biarkan aku disini, sendiri

Menyalin setiap pergerakanmu, Tuan

Tak usah kau hiraukan

Aku tak apa..

Aku hanya ingin hayati dongeng yg pernah ada diantara kita…

No comments:

Post a Comment