Wednesday, January 15, 2014

Kamu adalah apa yang selalu aku tulis, Tapi aku adalah apa yang tak pernah kamu baca.

 Selamat malam kamu yang entah mengapa semakin hari semakin terasa jauh.
harus ku mulai darimana lagi? aku kehabisan kata-kata. Namun yakin lah... semua tulisan-tulisan patah hati yang kutulis ini hanya untukmu.
Ingin ku berhenti memikirkanmu,berhenti berangan-angan tentang "KITA"
namun otakku tak mampu berhenti menginginkan kamu

 Sanggupkah kau rasakan rasa rinduku?
Mampukah kau hapuskan air mataku ketika rasa rindu karena mu,mulai menggelayut difikiranku?
Kelihatannya tidak.. Sama seperti topik tulisan-tulisan ku yang ku tulis untuk mu sebelumnya
Jatuh cinta diam-diam ; Menyakitkan.
Padahal ada seseorang yang mencintaiku dengan sepenuh hati,Namun mengapa rasa ini tak untuknya saja? ntahlah..........!

 22:22 saat dimana aku benar-benar sedang memikirkanmu. Aku melihatmu, namun aku tak berani menyentuhmu...
Menyapa mu begitu aku inginkan sejak lama, namun mengapa aku tak memiliki keberanian itu?
Sempat aku mencoba mengetik sebuah pesan singkat untukmu, untuk menyapamu.. namun tiba-tiba jantungku berdebar kencang,ujung-ujung tanganku terasa lebih dingin,lalu ku hapus kembali pesan itu.
Aku terlalu takut tak kau hiraukan,aku terlalu takut kau kan membuang pandanganmu ke arah lain (seolah tak ada aku).

 Sekarang pengharapanku yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, kini telah semakin menjauh.
Namun apakah ku harus merelakan mu? aku tak mungkin terus memimpikan mu, sedangkan kenyataannya aku tak pernah ada di pelupuk matamu. Mustahil bagiku mengharapkan sosokku ikut hadir di mimpi-mimpi indah mu.

Keberadaan ku saja tak pernah kau gubris! Apakah kau pernah merindukan ku?
Ku sisakan satu pertanyaan kepada Tuhan..
Dapatkah kau tersenyum padaku? Meski itu bukan cinta .

No comments:

Post a Comment